Lingkungan hidup tidak pernah berdiri sendiri dari kehidupan masyarakat. Sungai, hutan, pesisir, dan ruang-ruang tempat warga tinggal merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari yang menentukan kualitas hidup bersama.
Karena itu, upaya menjaga lingkungan perlu berangkat dari pengalaman dan pengetahuan masyarakat. Warga bukan hanya penerima manfaat dari program lingkungan, tetapi juga memiliki pengetahuan dan pengalaman yang penting dalam menentukan cara terbaik untuk merawat ruang hidupnya.
Gerakan lingkungan yang berkelanjutan membutuhkan partisipasi warga, kolaborasi lintas kelompok, serta kebijakan yang memberi ruang bagi masyarakat untuk terlibat secara bermakna.
Melalui pendidikan publik, riset, dan pendampingan, SEMAI-Institut berupaya mendorong lahirnya praktik-praktik pengelolaan lingkungan yang berakar pada kebutuhan masyarakat.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Tinggalkan Komentar